Wednesday, June 28, 2006

menunggu adalah pekerjaan paling menjemukan. tapi aku tak punya pilihan lain selain menunggumu datang kepadaku. entah kapan... yang jelas, aku percaya pada semua janjimu. bahwa kau akan kembali padaku, apapun keadaanku.
[when missing someone isn't the sweetest part of life]
send me a lover, someone to believe in
please, send me someone that I can hold
send me a lover, a new beginning
someone to take away the cold
and give me back what I've been missing
all the love that lies away inside your heart
[send me a lover by taylor dane]

Tuesday, June 20, 2006

aku sudah muak berada di antara orang-orang munafik ini. kejujuran dan sportifitas sudah mati, aku dengar mereka dikuburkan hari ini di dasar jurang kebohongan dunia yang terdalam...

Wednesday, June 14, 2006

SALAH, MENGAKU SALAH, INTROSPEKSI DIRI, dan MINTA MAAF

kenapa ya, orang kok sulit sekali mengakui kesalahannya? apalagi kalau posisi dalam pekerjaannya lebih tinggi dari kita. ada ego yang bicara. banyak juga gengsi yang buka mulut. tidak mau ketahuan salah oleh bawahan. padahal, atasan yang sportif dan mau mengakui kesalahannya pasti akan jadi idola bawahan [dijamin!].
bukan hanya mengakui kesalahan yang sulit. menerima bahwa kita salah juga bukan hal yang bisa dilakukan oleh setiap orang. lebih dari itu, minta maaf merupakan hal yang paling berat untuk dilakukan. kadang gue pengen ketawa, lihat orang-orang yang self defense-nya tinggi saat kesalahan dilempar ke muka mereka. kalau emang salah, ya salah aja. apa susahnya sih, berbesar hari dan berlapang dada untuk mengakui semua itu? justru orang akan jadi lebih respek kalau kita mau mengakui kesalahan kita. salah kan nggak selalu dosa. salah adalah sarana untuk belajar dan memperbaiki diri.
gue selalu senang kalo ada orang yang nunjukkin kesalahan gue [selama itu memang benar gue yang salah]. gue berterima kasih banget sama orang yang mau ngasih tahu gue itu. karena, kalau nggak atas jasa orang itu, mana bisa gue memperbaiki diri? susahnya, gue juga selalu pengen nunjukkin atau ngingetin orang atas kesalahannya. dan payahnya, banyak yang nggak suka dengan kelakuan gue ini. hehehehehe. ironis banget! padahal maksud gue baik, pengen mengingatkan aja. tapi ternyata di dunia ini masih banyak orang yang nggak bisa berbesar hati dan berlapang dada. buntutnya, malah gue yang dicaci maki deh... nasib... nasib...!
gue paling nggak suka kalo ada orang yang udah jelas-jelas salah, tapi dia masih ngotot bahwa dia nggak salah. apalagi kalo ditambah dengan usaha-usaha untuk mencari kambing hitam. duh... apa nggak bisa cari cara lain yang lebih asik ya...? apa kabar dengan INTROSPEKSI DIRI? kayaknya udah sulit banget nyari orang yang mau introspeksi diri sebelum melemparkan kesalahan ke orang lain. menurut gue, hal yang ideal ketika kita mau melemparkan kesalahan kepada orang lain adalah : NGACA. lihat baik-baik ke dalam diri kita sendiri... apakah kita memang lebih baik dari orang itu? apakah kita nggak pernah bikin kesalahan sepanjang hidup kita? apakah kita nggak pernah jadi korban lemparan kesalahan orang lain? apakah kita udah sebegitu sempurnanya tanpa cacat dan cela, sampai kita berhak melemparkan kesalahan ke orang lain?
sayangnya.... kebanyakan orang lebih suka melemparkan kesalahan ke orang lain dulu sebelum ngaca dan introspeksi. nanti buntut-buntutnya baru deh... ngerasa bahwa apa yang dilakukan itu nggak bener. masih bagus kalo mau minta maaf. kebanyakan orang bakalan diam aja. minta maaf seolah jadi sebuah pekerjaan hina yang merendahkan harkat dan martabat. so pathetic! permintaan maaf seolah tabu dikeluarkan, terutama kalo posisi, status atau jabatan kita lebih tinggi. duh... istighfar deh lu semua kalo masih suka bersikap kayak gitu...
BROWN EYES
Destiny's Child

Remember the first day when I saw your face
Remember the first day when you smiled at me
You stepped to me and then you said to me
I was the woman you dreamed about...

Remember the first day when you called my house
Remember the first day that you took me out
We had butterflies although we tried to hide it
And we both had a beautiful night...

The way we held each others hand
The way you talked, the way we laughed
It felt so good to find true love
I knew right then and there you were the one...

I know that he loves me cause he told me so
I know that he loves me cause his feelings show
When he stares at me you see he cares for me
You see how he's so deep in love...

I know that he loves me cause it's obvious
I know that he loves me cause it's me he trusts
And he's missing me if he's not kissing me
And when he looks at me, his brown eyes tell his soul...

Remember the first day, the first day we kissed
Remember the first day we had an argument
We apologised, and then we compromised
And we haven't argued since...

Remember the first day we stopped playing games
Remember the first day you fell in love with me
If felt so good for you to say those words
'Cause I felt the same way to...

The way we held each other hands
The way you talked the way we laughed
It felt so good to fall in love
I knew right then and there you were the one...

I know that he loves me cause he told me so
I know that he loves me cause his feelings show
When he stares at me you see he cares for me
You see how he's so deep in love...

I know that he loves me cause it's obvious
I know that he loves me cause it's me he trusts
And he's missing me if he's not kissing me
And when he looks at me, his brown eyes tell his soul...

For my beloved brown eyed husband....

Tuesday, June 13, 2006

hari ini gue chatting sama temen gue, dan pertanyaan standar yang keluar dari keyboard-nya adalah "lu nggak takut waktu ngambil keputusan buat pisah?" hwarakadah!!! dari awal gue pisah dulu, semua orang nanyain pertanyaan yang sama, sampai pada suatu hari gue balikin ke temen-temen gue "ada pertanyaan yang lebih kreatif nggak?" huehehehehe....
takut? kenapa mesti takut kalau kita yakin itu adalah yang terbaik buat diri kita? sebenernya apa sih yang bikin cewek-cewek pada takut buat pisah dari suami? itu pertanyaan besar buat gue. bukankah kita semua berhak untuk bahagia? dan kalau kebahagiaan itu nggak bisa datang dari suami kita, apa iya harus dipaksain? gile aje! kalau kita udah usaha dan ternyata hasilnya nihil, apa iya mau maksain diri dengan denial seumur hidup? nggak bangeeeet! hidup itu harus jujur sama diri sendiri. kalau sama hati nurani sendiri aja kita udah bohong, gimana sama orang luar? hidup kita bakalan dipenuhi sandiwara-sandiwara yang mehe-mehe dan nggak penting.
gue sadar banget, menikah [yang pertama] adalah salah satu kesalahan terbesar dalam hidup gue. dan saat gue berusaha memperbaiki tapi nggak ada hasilnya, gue rasa, nggak perlu gue menipu jiwa gue dan berharap semuanya akan baik-baik aja.
mana yang lebih baik dan lebih masuk akal buat orang-orang yang waras:
nggak punya suami, tapi batin tenang
atau...
punya suami, tapi cuma nyakitin hati dan fisik aja...?
anak gue nggak punya bapak, tapi hidupnya dipenuhi kasih sayang
atau...
punya bapak, tapi tiap hari yang diliat cuma bapaknya marah-marah, ngeluarin kata-kata kasar, lempar-lempar barang dan mukulin ibunya...?
jadi janda, tapi bisa aktualisasi diri dan berkarya
atau...
punya suami, tapi cuma buat status aja, sementara fungsinya nggak dijalankan dengan baik...?
punya keluarga lengkap, tapi nggak ada cinta dan cuma topeng doang
atau...
jadi single parent, tapi jujur sama diri sendiri...?
jadi, buat semua temen gue yang mempertanyakan, keputusan gue nggak diambil secara emosional. gue melalui proses belajar dan berpikir yang cukup panjang sebelum akhirnya gue memutuskan untuk pisah. dan pada saat gue mantap dengan keputusan gue, yang namanya rasa takut nggak pernah mampir di dalam diri gue [dan memang dari sebelumnya pun rasa takut kagak pernah mampir ke gue.... hehehehe].
gue bahagia, bisa memutuskan untuk diri gue sendiri dan untuk anak gue.
gue bahagia, bisa jujur sama diri gue sendiri dan nggak larut dalam romantisme rumah tangga picisan yang hanya mentingin topeng aja.
gue bahagia, nggak harus terperangkap dalam sangkar pernikahan tanpa cinta yang palsu.
gue bahagia, nggak perlu merasa takut untuk hidup sendirian.
gue bahagia, nggak mempertahankan pernikahan gue hanya untuk menyenangkan hati orang lain semata.
biarlah matahari menghilang dari langitku hari ini, karena aku tahu itu hanya sementara...
tak ada yang pernah mengatakan bahwa menjalani hidup itu mudah. tapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi kesulitan dalam hidup hingga beban yang ada tak terasa terlalu berat.
hidup itu memilih. kita lah yang menentukan apakah kita ingin hidup kita ini terasa berat atau ringan. semua tergantung dari kita sendiri. kesedihan dan beban yang ada bukan untuk dihayati, tapi disikapi dengan bijak.
maka, beruntunglah mereka yang mampu memandang hidup ini dari sisi yang positif, karena kebanyakan dari kita memandangnya dari sisi sebaliknya. membuat kita lupa bersyukur atas berkah dan karunia yang kita terima setiap hari.

Monday, June 12, 2006

kangeeeeeeen.......
kadang gue benci sama rasa yang satu ini.....
soalnya bikin gue jadi nggak fokus kerja, nggak fokus ngapa-ngapain...

Wednesday, June 07, 2006

setiap kali habis berantem sama kamu... aku selalu kangen... selalu tambah cinta... huhh.... kenapa sih selalu begitu yaaa.....? hiks...
NOCTURNE
Sapardi Djoko Damono

I let the starlight possess you
I let the pale and ever-restless wind,
That suddenly changes into a sign, take you from me
I know not when I might have you
THE DAY WILL COME
Sapardi Djoko Damono

The day will come
When my body no longer exists
But in the lines of this poem
I will never let you be alone

The day will come
When my voice is no longer heard
But within the words of this poem
I will continue to watch over you

The day will come
When my dreams are no longer known
But in the spaces found in the letters of this poem
I will never tire of looking for you
AS I WAIT FOR YOU
Sapardi Djoko Damono

As I wait for you, kapok pods harden
With the peak of this barren dry season
A few junes only bloomed and wilted inside me
Which I carefully noted but silently let go

Small clouds pass over the bridge as I wait for you
Seasons condense amid my eyelashes
I hear the repeated sound of air waves breaking
Passion and lust is naked here, the stars are restless

Thin dry seasons have fallen: something suddenly falls silent
Even among the clamor of the kapok and frangipani flowers
I wait for you
Ever more rarely the clouds pass by
And nothing, not even you, have I ever waited for so long

Tuesday, June 06, 2006

pusing di kerjaan mah udah biasa... tapi kalo keseringan, rudet juga rasanya. pikiran gue belakangan ini udah overloaded banget. ya kerjaan, ya suami, ya anak, ya rumah, ya kartu kredit, ya handphone, ya makan, ya penyakit... duh... kok ya nggak abis-abis rasanya! walhasil, gue jadi nggak produktif [kalo ini mah, udah sejak beberapa waktu yang lalu sih... hehehehe...]. nulis nggak pernah tuntas, bikin skenario mentok melulu, bikin tulisan dari skenario juga mentok melulu. duh Gusti... ke mana larinya semua kreatifitasku yang dulu ya...?
kadang gue mikir, betapa enaknya ibu-ibu yang kerjanya cuma ke salon, belanja dan arisan ya... hidup untuk menikmati duit suami aja. hihihihihi.... betapa repotnya daku yang harus kerja jungkir balik tiap hari, kadang sampe malem pula! gaji nggak seberapa pula.... [tapi tetep disyukuri kok!]
tapi gue lebih sering bersyukur dengan keadaan gue yang punya kerjaan tetap ini. dengan punya kerjaan, berarti gue ini termasuk ke dalam manusia yang mau berbagi ilmu dengan sesama... hehehehe.... gue liat cewek-cewek lain yang menikah muda dan nggak sempet punya pengalaman kerja, mereka tergantung banget sama suaminya. begitu sekali waktu harus pisah, langsung kelabakan karena nggak punya kerjaan, nggak sempet punya pengalaman kerja, nggak tau mesti ngapain, nggak tau gimana caranya hidup tanpa suami. wah... repot amat yeee....???? akhirnya, mereka rame-rame bertahan. bertahan dalam perkawinan tanpa cinta [so pathetic!!!], hanya karena mereka takut menghadapi dunia luar yang buas dan nggak bersahabat, hanya karena mereka takut nggak punya "sumber penghasilan" tetap. duh... hari gini masih tergantung sama suami...???? please, gitu lohhh.... kasian bener Ibu Kartini yang udah memperjuangkan emansipasi wanita kalo hasilnya perempuan cuma bisa termehe-mehe pas ditinggal suami...! kayaknya sia-sia banget kalo perempuan udah sekolah tinggi-tinggi, lulusnya cum laude, trus kawin, trus cerai dan nggak bisa ngapa-ngapain karena nggak punya pengalaman kerja. akhirnya gelar yang "cum laude" itu cuma jadi isi keranjang sampah doang! nggak ada gunanya karena ilmunya nggak pernah dipake, dan perusahaan jaman sekarang nggak mau nerima karyawan yang cuma modal gelar "lulus cum laude" doang. ngapain lulus cum laude tapi nggak bisa kerja? apa benefitnya buat perusahaan? nah lhooo....! percaya nggak, orang yang ngelamar kerja sekarang jarang banget diminta ngelampirin segala jenis ijasah dan sertifikat. HRD tempat gue kerja aja cuma mau nerima 1 lembar surat lamaran kerja ditambah 2 lembar [maksimal] curriculum vitae TANPA LAMPIRAN IJASAH. perusahaan lebih suka mempekerjakan orang-orang dengan skill atau yang matang karena pengalaman, bukan karena gelar yang glamour. so, kayaknya mendingan gue yang gelarnya nggak seberapa, tapi bisa punya jabatan oke dooong!
jadi, walaupun overloaded dan pusing sama kerjaan dan urusan-urusan lainnya, gue masih sangat bersyukur karena sebagai perempuan, gue bisa berkarya dan punya eksistensi diri. nggak cuma sekedar ibu rumah tangga yang bisanya cuma ngurus rumah dan anak doang! setidaknya, suami gue merasa bangga punya istri seperti gue. nggak tipikal perempuan lemah yang nggak bisa berkarya. gue bisa diskusi apa aja sama suami gue. gue bisa cerita banyak soal kerjaan gue sama suami gue. juga gue banyak dapet inspirasi buat nulis saat gue kerja [walaupun tulisan gue banyak yg masih ngegantung endingnya...]. gue juga bersyukur banget bahwa gue, yang notabene gelarnya nggak seberapa, ternyata bisa berkarya jauh melebihi mereka-mereka yang lulusnya gemerlap dengan gelar-gelar hebat. banyak sarjana dari universitas paling top yang end up cuma jadi pengangguran. beberapa orang temen gue yang bergelar sarjana akhirnya cuma jadi customer service yang digaji setara dengan lulusan SMA hanya karena mereka nggak punya pengalaman kerja. banyak juga yang akhirnya kawin sama cowok yang mapan dan jadi ibu rumah tangga aja. lucunya mereka masih bisa bilang, "gue kan sarjana ekonomi lho... lulusan terbaik pula!" lha...??? kalo udah kawin dan milih untuk jadi ibu rumah tangga mah nggak perlu bawa-bawa gelar kesarjanaan atau peringkat kelulusan lagi kaleeee.....
gue ngebuktiin sama dunia, bahwa you and your title is nothing when you don't stand up dan do something! your title has nothing to do with your appraisal and working performance. sekarang, orang nggak pernah lagi tanya-tanya apa gelar gue, yang mereka liat cuma jabatan gue, track record gue selama berkarir dan hasil kerjaan gue.
see...? they don't give a damn whether I'm a bachelor, a master, a high schooler or a professor!
tanpa mengecilkan arti suami gue, gue senang bisa berkarir. suami jaman sekarang mana mau punya istri yang ngomongnya nggak nyambung dan kepalanya nggak ada isinya? duh, kalo gue kayak gitu dan gue dibawa ketemu temen-temennya, bisa malu-maluin dooong! suami gue tetep kepala keluarga, tapi gue sebagai istri, wajib ngebantuin dia dengan cara apapun dong! dan gue memilih ngebantuin dia dengan cara tetap bekerja. gue tau, suami gue sangat appreciate sama keputusan gue untuk tetap bekerja. moreover, dia malah sangat support sama gue. dia cukup senang jadi "tempat sampah" gue kalo gue punya unek-unek di kantor. dia dengan sabar dengerin curhat gue dan sesekali berkomentar, kadang ngasih masukan, kadang nyoba untuk nenangin gue, kadang juga suka ngomporin. hehehehe....
thank's for your all time support, honey.... you're the BEST...!

Sunday, June 04, 2006

malam...
kemana jiwa ini berpaling
kala gelisah menyusupi celah hati yang robek?

malam...
kemana jiwa yang kesepian ini berlabuh
kala kesunyian meresapi dinding hati?

sunyi...
dalam sepi jiwa ini berkelana...
biarlah sepi melanda
hingga akhir penantian nanti...
"Losing Grip"
Avril Lavigne

Are you aware
of what you make me feel, baby
Right now I feel invisible to you,
like I'm not real
Didn't you feel me
lock my arms around you?
Why'd you turn away?
Here's what I have to say
I was left to cry there,
waiting outside there
grinning with a lost stare
That's when I decided

Why should I care
Cuz you weren't there when I was scared
I was so alone
You, you need to listen
I'm starting to trip,
I'm losing my grip
and I'm in this thing alone...

Am I just some chick
you place beside you
to take somebody's place
when you turn around
can you recognize my face
you used to love me,
you used to hug me
But that wasn't the case
Everything wasn't ok
I was left to cry there
waiting outside there
grinning with a lost stare
That's when I decided

Crying out loud
I'm crying out loud
Open your eyes
Open up wide

Why should I care
Cuz you weren't there when I was scared
I was so alone
Why should I care
Cuz you weren't there when I was scared
I was so alone
Why should I care
If you don't care, then I don't care
we're not going nowhere...
I’m With You
Avril Lavigne

I'm Standing on a bridge
I'm waiting in the dark
I thought that you'd be here by now
Theres nothing but the rain
No footsteps on the ground
I'm listening but theres no sound

Isn't anyone trying to find me?
Won't somebody come take me home?

It's a damn cold night
Trying to figure out this life
Won't you take me by the hand
take me somewhere new
I dont know who you are but I...
I'm with you

I'm looking for a place
searching for a face
is anybody here i know
cause nothings going right
and everything is a mess
and no one likes to be alone

Isn't anyone trying to find me?
Won't somebody come take me home?

It's a damn cold night
Trying to figure out this life
Wont you take me by the hand
take me somewhere new
I dont know who you are but I...
I'm with you...
THE PRAYER

I pray you'll be our eyes
And watch us where we go
And help us to be wise
In times when we don't know
Let this be our prayer
As we go our way
Lead us to a place
Guide us with your Grace
To a place where we'll be safe..

La luce che to dai
[The light that you give us]
I pray we'll find your light
Nel cuore resterò
[Will stay in our hearts]
And hold it in our hearts
A ricordarchi che
[Reminding us]
When stars go out each night
L'eterna stella sei
[You are an everlasting star]
Nella mia preghiera
[That in my prayer]
Let this be our prayer
Quanta fede c'è
[There's so much faith]
When shadows fill our day
Lead us to a place
Guide us with your grace
Give us faith so we'll be safe...

Sognamo un mondo senza più violenza
[We dream of a world with no more violence]
Un mondo di giustizia e di speranza
[A world of justice and hope]
Ognuno dia la mano al suo vicino
[Grasp your neighbour's hand]
Simbolo di pace e di fraternità
[As a symbol of peace and brotherhood]
La forza che ci dai
[The strength that you give us]
We ask that life be kind
E'il desiderio che
[Is the wish]

And watch us from above
Ognuno trovi amore
[That everyone may find love]
We hope each soul will find
Intorno e dentro a sé
Another soul to love
Let this be our prayer
Just like every child
Needs to find a place
Guide us with your grace
Give us faith so we'll be safe...

E la fede che
[And the faith that]
Hai acceso in noi
[You've lit inside us]
Sento che ci salverà
[I feel will save us]
Little Wing
Music & Lyrics: Jimi Hendrix
Transcript: www.corrsonline.com

Now she's walking through the clouds
With a circus mind that's running wild
Butterflies and zebras and moonbeams and fairytales
All she ever thinks about is riding with the wind...

When I'm sad she comes to me
With a thousand smiles she gives to me, free
"It's alright, it's alright" she says
"Take anything you want from me"
"Anything..."

Now she's walking through the clouds
With a circus mind that's running wild
Butterflies and zebras and moonbeams and fairytales
All she ever thinks about is riding with the wind...

When I'm sad she comes to me
With a thousand smiles she gives to me free
"It's alright, it's alright" she says
"Take anything you want from me"
"Anything..."

Fly Little Wing...
I want her to fly...
All About Loving You
JBJ, RS, Andreas Carlsson & Desmond Child

Looking at the pages of my life
Faded memories of me and you
Mistakes you know I've made a few
I took some shots and fell from time to time
Baby, you were there to pull me through
We've been around the block a time or two
I'm gonna lay it on the line
Ask me how we've come this far
The answer's written in my eyes

Every time I look at you
Baby, I see something new
That takes me higher than before
and makes me want you more
I don't wanna sleep tonight,
dreamin's just a waste of time
When I look at what my life's been comin' to
I'm all about lovin' you...

I've lived, I've loved, I've lost, I've paid some dues, baby
We've been to hell and back again
Through it all you're always my best friend
For all the words I didn't say and all the things I didn't do
Tonight I'm gonna find a way

Every time I look at you
Baby, I see something new
That takes me higher than before
and makes me want you more
I don't wanna sleep tonight,
dreamin's just a waste of time
When I look at what my life's been comin' to
I'm all about lovin' you...

You can take this world away
You're everything I am
Just read the lines upon my face
I'm all about lovin' you...
plaza senayan [completed with all the favorite tenants inside!] - meeting point paling enak kayaknya ya di sini yaa...

coffee bean & tea leaf - for the best salmon omelette in the morning... hmmm.... yummy!

starbucks plaza senayan - when coffee bean & tea leaf is fully occupied, this is the second choice that we have in mind...

eXcenter - for the best non-smoking concept mall [damn!] and the best cafes along the bridge, overlooking to the parking area...

hard rock cafe - the best steak and the best service!

plaza indonesia - the alternate palce when we walk along the bridge of eXcenter... hahaha!

mall ambassador - every girls love this place!

gajah mada plaza - cari toko sepatu dansa yang ternyata udah tutup tea! sialnya, malah pindah ke bandung! duh, capek-capek ke jakarta, malah buka di bandung!

warung podjok - one corner at the mall where we can feel a true indonesian atmosphere... hehehehe!

the premier - for the best treat of THE DA VINCI CODE!

sushi tei plaza senayan - well... we love sushi very much, don't we???

kinokuniya - the best bookstore ever!!!!
tak ada lagi kemarahan...
tak ada lagi tanya...
tak ada lagi cemburu...
tak ada lagi dendam...
tak ada lagi kebencian...
tak ada lagi kesedihan...
tak ada lagi lara...
tak ada lagi duka...
tak ada lagi pengharapan...
tak ada lagi haru...
tak ada lagi suka ria...
tak ada lagi kepedihan...
tak ada lagi kesepian...
tak ada lagi kegelisahan...
tak ada lagi penantian...
yang akan aku berikan untukmu...
telah aku matikan semua itu demi jiwaku yang terluka...
demi jiwamu yang haus petualangan batin...
hanya akan ada cinta dan kerinduan yang tersisa untukmu...
tersimpan rapi hingga tiba waktumu datang dan mengetuk kembali pintu jiwaku...
SEBUAH AKHIR YANG MANIS
Setelah berminggu-minggu aku lewati sendiri, penuh dengan kekalutan, ketakutan dan kegelisahan. Penuh dengan harapan-harapan yang tak menjelma jadi nyata, akhirnya ketenangan itu datang juga. Ia datang mengendap-endap kala gundah sedang melanda jiwaku. Dia datang begitu saja. Tiba-tiba. Menyusupkan kepasrahan di sela-sela hatiku dan membuatku tenang. Ternyata ketenangan itu harus aku ciptakan sendiri. Sia-sia aku mengharap dirinya memberikan ketenangan itu untukku, karena ia selalu memilih jalan yang lain. Selalu memilih jalan untuk menyakitiku.

Di tengah malam yang sunyi, hatiku berbisik padaku untuk melepaskan semuanya. Merelakan dirinya mengarungi samudra semu dan meneruskan pencariannya yang abadi. Tak perlu lagi aku menunggu setiap hari, karena ia hanya hanya akan pulang di saat hati kecilnya menyuruhnya untuk pulang. Tidak karena aku yang menghiba di sudut kakinya. Tidak pula karena aku, dengan segenap hati yang sudah rombeng, mengemis belas kasihnya. Tak perlu lagi aku merendahkan martabatku padanya. Berbesar hati dan berlapang jiwa dengan membiarkannya meneruskan pencariannya adalah jalan terbaik bagiku saat ini. Pencarian itu tak akan pernah ada akhirnya. Dan tak ada gunanya aku terus mempertanyakan kepulangannya. Tak pula ada gunanya aku terus mengujinya dengan berbagai pilihan, karena ia tetap akan memilih apa yang sesuai dengan keinginannya. Tak peduli aku, sekarat, hampir mati di sini karena membutuhkannya. To love is to let go. If you really love someone, you have to set him free…

Jangan lagi melihat ke masa lalu! Jangan ingat-ingat lagi semua janjinya padamu! Jangan kau menuntut kata-katanya padamu dahulu! Ia bukan lah yang dulu, maka sebaiknya aku memang menutup buku ini, dan menggantinya dengan yang baru. Agar tenang batin ini menjalani sisa waktu yang tak banyak. Jika suatu hari nanti penyesalan menggantung di langit jiwanya, biarlah ia rasakan itu sebagai jawaban atas kepergiannya saat ini.

Matahari memang tak lagi terbit di langitku, namun masih ada bulan yang sinarnya setia menemani aku melewati malam-malamku yang sunyi. Menemani kesendirianku meniti waktu. Menghadirkan senyum di wajahku. Membawakan burung malam untuk menyanyikan kidung-kidung lara yang mendayu-dayu. Aku tahu, jiwanya menemaniku dari jauh. Meski bukan itu yang aku butuhkan saat ini, namun cukup lah untukku mengetahui ia mencintaiku dengan caranya sendiri. Cara yang kadang tak bisa aku lafalkan dalam logikaku. Tapi bukankah setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk mencintai…?

Aku mencintainya, maka aku merelakannya…
Suatu hari cinta dan nuraninya akan menuntunku kembali padanya...
T E R N Y A T A

ternyata.... ketenangan itu harus aku ciptakan sendiri. tak bisa aku harapkan dia memberikannya untukku. maka ini lah aku kini.... tak akan pernah lagi mempertanyakan apapun padanya, hanya semata untuk ketenangan jiwaku. jika hanya dengan cara ini dia memperbolehkanku untuk mencintainya, maka biarlah ini yang aku jalani...

Saturday, June 03, 2006

A K H I R N Y A

akhirnya 'ku temukan juga ketenangan jiwa itu. ia datang tiba-tiba saat gundah sudah mulai menguburku. kepasrahan itu menerangi hatiku. kini, tak ada lagi beban yang terasa di pundak, hanya ada rasa tenang. aku telah membiarkannya berlayar mencari jiwanya yang hilang. aku telah memberinya waktu untuk menyembuhkan jiwanya yang terluka. dan aku tak akan membatasinya. akan 'ku biarkan ia melintasi dunianya yang semu sesuka hatinya, agar terlepas semua rasa gundahnya. agar tak lagi ada kegelisahan saat ia bersamaku nanti. biarlah ia cari apa yang selama ini tak pernah hilang itu...

jika aku menyimpan duka dan lara, maka biarlah hatiku merahasiakannya dari duniaku...
jika aku menyimpan kepahitan, maka biarlah jiwaku menguburnya untukku sendiri...
jika hanya dengan cara ini aku boleh mencintainya, maka biarlah pedangnya melukaiku sesuka hatinya... karena hanya dengan cara ini ia tahu, aku mencintainya...

Friday, June 02, 2006

PERNIKAHAN BATIN

kita sama-sama tahu, bahwa jauh di dalam hati, batin kita telah menikah dalam sebuah perkawinan sunyi. hanya di sana lah jiwa-jiwa kita menyatu tanpa campur tangan dunia. saling genggam satu sama lain tanpa terganggu caci-maki siapa pun. membiarkan malam merambat pelan dan menua...

Thursday, June 01, 2006

'KU KATAKAN DENGAN INDAH

'ku katakan dengan indah, dengan terbuka
hatiku hampa, sepertinya luka menghampirinya
kau beri rasa yang berbeda
mungkin 'ku salah mengartikannya
yang 'ku rasa cinta...

tetapi hatiku…
selalu meninggikanmu,
terlalu meninggikanmu,
selalu meninggikanmu...

kau hancurkan hatiku, hancurkan lagi
kau hancurkan hatiku 'tuk melihatmu

kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi
kau hancurkan hatiku 'tuk melihatmu...

tetapi hatiku…
selalu meninggikanmu,
terlalu meninggikanmu,
selalu meninggikanmu...

membuatku terjatuh dan terjatuh lagi,
membuatku merasakan yang tak terjadi,
semua yang terbaik dan yang terlewati,
semua yang terhenti tanpa 'ku akhiri...

kau buatku terjatuh dan terjatuh lagi,
kau buatku merasakan yang tak terjadi,
semua yang terbaik dan yang terlewati,
semua yang terhenti tanpa 'ku akhiri...

tetapi hatiku…
selalu meninggikanmu,
terlalu meninggikanmu,
selalu meninggikanmu...

kau hancurkan hatiku, tak tertahan lagi
kau hancurkan hatiku 'tuk melihatmu
kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi
kau hancurkan hatiku 'tuk melihatmu..

.....

by peterpan
MUNGKIN NANTI

saatnya 'ku berkata
mungkin yang terakhir kalinya...
sudahlah lepaskan semua
'ku yakin ini lah waktunya...

mungkin saja kau bukan yang dulu lagi...
mungkin saja rasa itu telah pergi...


dan bila hatimu termenung
bangun dari mimpi-mimpimu...
membuka hatimu yang dulu
cerita saat bersamaku

mungkin saja kau bukan yang dulu lagi...
mungkin saja rasa itu telah pergi...


dan mungkin bila nanti
kita 'kan bertemu lagi
satu pintaku...
jangan kau coba tanyakan kembali
rasa yang 'ku tinggal mati
seperti hari kemarin
saat semua di sini...

tak usah kau tanyakan lagi...
simpan untukmu sendiri
semua sesal yang kau cari...
semua rasa yang kau beri...

by peterpan
SUDAH BERLALU

mungkin sudah berlalu
bersama redup senja
kita bukanlah satu
'ku tak lagi kau puja
kini tak akan lagi
'ku harap indah mimpi...

bila tak lagi kau resapi
cinta hanya 'tuk dua hati
jangan lagi kau ucap janji
bila hanya kau ingkari...


[kikan/COKELAT by iwan fals]
SESUATU YANG TERTUNDA

di sini aku sendiri
menatap relung-relung hidupku
aku merasa hidupku
tak seperti yang 'ku inginkan
terhampar begitu banyak
warna kelam sisi hidupku
seperti yang mereka tahu...

aku merasa disudutkan kenyataan
menuntut diriku tanpa sanggup 'ku melawan
butakan mataku, semua tentang keindahan
menggugah takutku, menantang sendiriku
temui cinta, lepaskan rasa...

di sini aku sendiri
masih seperti dulu yang takut
aku merasa hidupku pun surut
'ku tumpukan harap
tergambar begitu rupa, samar
seperti yang 'ku rasakan
kenyataan itu pahit...

kenyataan itu sangatlah pahit...

aku merasa disudutkan kenyataan
menuntut diriku tanpa sanggup 'ku melawan
butakan mataku, semua tentang keindahan
menggugah takutku, menantang sendiriku
temui cinta, lepaskan rasa...


[fadli/PADI + iwan fals]